Negara mengenakan pungutan berupa cukai untuk mengendalikan konsumsi dan memastikan adanya kontribusi fiskal dari barang yang berpotensi menimbulkan eksternalitas negatif.
Barang yang termasuk kategori BKC antara lain hasil tembakau, minuman beralkohol, dan etil alkohol. Dengan mengenakan cukai, pemerintah bertujuan menurunkan tingkat konsumsi barang yang berisiko, menjaga persaingan usaha yang sehat, serta mengoptimalkan penerimaan negara.
Pengawasan terhadap BKC dilakukan sejak proses produksi, distribusi, hingga peredaran di pasar, termasuk melalui pemberian izin pabrik, monitoring stok, dan penindakan terhadap produk ilegal. Keberadaan BKC menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam menjaga kesehatan publik dan stabilitas ekonomi.